Upaya membangun brand yang kuat agar usaha MIKRO menjadi lebih besar

Upaya membangun brand yang kuat agar usaha MIKRO menjadi lebih besar, Awalnya usaha Mikro berkembang menjadi usaha kecil, kemudian berkembang menjadi usaha menengah.

Beyond entrepreneur

Pemateri : Budi Satria Isman adalah CEO Mikro Investindo Utama / PW TDA 2014

Jakarta – Bangga menjadi entrepreneur, itulah yang ditekankan Budi Satria Isman CEO Mikro Investindo Utama yang coba ditanamkan kepada ribuan peserta pesta wirausaha TDA di Taman Mini indonesia Indah Jakarta, Kamis(15/05). Karena entrepreneur inilah nantinya yang akan memberikan dampak positif pada perekonomian regional maupun nasional. Namun fakta yang terjadi di Indonesia ini dari puluhan juta wirausaha yang ada, data tahun 2012 menunjukan dari total wirausaha 57 juta orang tercatat sebanyak 98 persen adalah usaha mikro.

“Ada 57 juta wirausaha di indonesia tahun2012, dan sebagian yang paling besar adalah bisnis mikro yang menempati porsi 98 persen”, ungkap Budi Isman.

Menurutnya, wirausaha mikro harus mampu naik menjadi usaha kecil dan wirausaha kecil harus mampu naik menjadi usaha kecil dan wirausaha kecil naik menjadi usaha menengah.

“Apa yang terjadi jika mikro naik menjadi kecil, selanjutnya yang kecil naik menjadi menengah?”, kata Budi bertanya pada seluruh peserta.

Budi mengungkapkan, bahwa jika ada kenaikan tingkat dari usaha mikro ke kecil, maka akan ada penambahan 5 lapangan kerja pada usaha mikro naik ke kecil. Dicontohkan dengan adanya 1 juta usaha mikro naik usaha kecil akan ada lapangan kerja untuk 5 juta pekerja, kemudian ini akan memberi dampak 15 juta efek multiplier dan ada angka pendapatan ekonomi senilai RP.175 triliun sebagai dampak ekonomi.

Untuk menuju naik kelas ini, menurut budi harus ada upaya membangun brand yang bagus dan kuat, dimana ini kita sebagai pengusaha dituntut untuk bisa mengikuti laju perubahan. Karena jika tidak bisa mengikuti laju perkembangan perubahan maka perusahaan akan kalah bersaing dikancah pertarungan bisnis. Sehingga entrepreneur harus memiliki sifat dan sikap contans change.

“Merk Kodak dulu jaya,kalau ngomong soal foto pasti orang teringat kodak, tapi kini kemana Kodak? Karena kodak tidak mengikuti perubahan ke teknologi digital, akhirnya kodak tenggelam kalah dengan merk lain yang peka perubahan”.

Tetapi kalau ngomong soal entrepreneur, sudah banyak terbukti bahwa seorang enttrepreneur hampir dipastikan 85 persen gagal ditahun pertama membuka usaha. Pada tahun ke lima itu nanti akan terlihat bagaimana sebuah upaya yang dilakukan seorang entrepreneur akan membuahkan hasil.

Untuk itu, seorang pengusaha tidak bisa berdiri sendiri, karena dia harus mampu melibatkan banyak pihak termasuk great team, investor,coaching, pekerja, hingga konsumen.

“Sukses sebuah produk yang sukses harus dimulai dari konsumennya. Karea Bagus menurut produsen belum tentu menurut konsumen, percuma punya produk yang menurut produsen bagus tetapi konsumen tidak suka produk tersebut”.

Budi isman memberi gambaran produk kategori yang akan sukses. Produk sukses adalah memiliki hal berikut : dalam putaran siklius Fungsi-unik-tepat harga- inovasi- distribusi-emosi-fungsi.

Produk harus tampil beda dengan melibatkan beberapa faktor. Yakni : Fungsi – servis-harga –proses-daerah-bahan baku—fungsi-

Menurut Budi, bahwa Pandangan pertama penting pada sebuah produk, jika seseorang saat melihat pertama kali terhadap suatu produk maka kesannya orang tersebut harus bisa terkesan dan teringat terus.

“Sehingga harus inovasi produk. Pengusaha harus punya kesabaran pantang menyerah, konsisten dan disiplin, walau pun lambat asal bergerak dan kemudian bangun network Anda”,  pungkas Budi.

Upaya membangun brand yang kuat agar usaha MIKRO menjadi lebih besar, Awalnya usaha Mikro berkembang menjadi usaha kecil, kemudian berkembang menjadi usaha menengah. Beyond entrepreneur Pemateri : Budi Satria Isman adalah CEO Mikro Investindo Utama / PW TDA 2014 Jakarta – Bangga menjadi entrepreneur, itulah yang ditekankan Budi Satria Isman CEO Mikro Investindo Utama yang …

Review Overview

User Rating: No Ratings Yet !
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*