Masa Depan Bisnis Warnet Tinggal Menghitung Hari

Masa Depan Bisnis Warnet Tinggal Menghitung Hari

Hartono / www.pecelaminah.com

Sebagai seorang pelaku bisnis, anda harus peka dalam mengikuti perkembangan zaman yang didalamnya terdapat pula perkembangan teknologi. Seperti pada bahasan sebelumnya, bahwa pelaku usaha harus memiliki daya kreatif dan inovasi dimana ini adalah bentuk kesadaran bahwa bisnis itu dinamis, jika kita tidak mengikuti perkembangan maka pasti bisnis kita akan tengggelam.

Dulu bisnis warung telekomunikasi sangat menggiurkan hasilnya, sehingga banyak orang kemudian mencoba mengambil peluang ini. Warung telekomunikasi pun akhirnya menjamur di mana-mana. Wartel istilahnya orang menyebut warung telekomunikasi, dimana wartel ini adalah menyediakan jasa telepon untuk umum. Investasi untuk bisnis wartel dulu sangat sebanding dengan keuntungannya, sehingga tidak sedikit satu orang akirnya bisa membuka cabang wartel di banyak tempat.

Namun bisnis wartel akhirnya mulai surut dengan munculnya produk handphone. Awalnya masaih belum terasa pengaruh dari produk handphone, karena saat itu harga handphone memang tergolong maasih bisa dikatakan mahal. Selain itu harga tarif pulsa masih tergolong tinggi untuk ukuran masyarakat pada umumnya.
Seiring waktu, harga handphone semakin murah dan muncul banyak operator seluler yang menawarkan tarif pulsa yang cukup bersaing murahnya. Mau tidak mau akhirnya masyarakat luas mulai banyak beralih dari menggunakan jasa wartel beralih ke telepon pribadi berupa handphone. Apalagi dengan munculnya produk handphone dari china yang harga sangat murah meriah, handphone yang murah meriah dari produk china sangat terjangkau oleh kalangan menengah bawah. Sehingga wartel semakin banyak ditinggalkan oleh masyarakat.

Saat wartel mulai ditinggalkan oleh masyarakat sebagai konsumennya, para pemilik wartel yang sadar akan hal ini mencoba beralih dari wartel ke jasa internet yang kemudian disebut warung internet. Awalnya orang memang ragu dengan potensi bisnis warnet, karena memang saat itu pada tahun tahun 1999 masih banyak orang yang awam dengan istilah internet. Namun dengan seiring perkembangan zaman, internet menjadi semacam kebutuhan bagi setiap orang. Ada beragam orang memakai internet untuk kebutuhannya, mulai sekedar hiburan sampai dengan serius mengembangkan usaha melalui jaringan internet.

Akhirnya setelah wartel tenggelam, warung internet menjadi idola dalam berbisnis. Bahkan bagi pemilik wartel tinggal menambah beberapa peralatan yang lainnya bisa memanfaatkan peralatan bekas wartel. Warnet pun akirnya menjamur berkembang hingga ke pelosok desa, dimana pun anda bisa menemukan warnet.
Hingga saat ini jumlah warnet tidak terhitung lagi, meski sekarang banyak handphone yang menyediakan fasilitas internet, ternyata warnet masih juga banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Mungkin bagaimanapun juga jaringan internet di warnet jauh lebih kuat dibanding dengan menggunakan handphone untuk berinternet, pada kebutuhan tertentu menggunakan komputer cpu masih lebih banyak menyediakan fasilitas dibanding menggunakan handphone, sehingga jasa warnet masih bisa bertahan.
Namun perubahan tidak bisa ditolak dan itu harus disadari oleh para pemilik warnet.

Warnet dalam beberapa tahun terakir sangat menjamur di berbagai tempat hingga ke pelosok. Namun pemilik warnet banyak yang belum menyadari akan perkembangan teknologi, sehingga ini sebenarnya adalah ancaman terhadap keberlangsungan usaha warnet yang dijalankan.

Mengutip pernyataan Mochaman Marufin ST.,MM.,CPM Kepala telkom Area Kediri telkom Jawa timur Tengah (Kediri), yang menyatakan bahwa pemilik usaha warnet harus segera bersiap-siap untuk beralih usaha atau mengembangkan usaha warnet ke usaha jasa lainnnya yang mungkin masih menggunakan internet. Karena diperkirakan dalam waktu tidak lama lagi, usaha warnet pasti akan tenggelam.

Apalagi dengan diluncurkannya produk Speedy Instan oleh PT. Telkom, dimana ini pasti akan memberi ancaman terhadap usaha warnet yang tidak mau mengikuti perkembangan. Telkom terpaksa mengeluarkan produk speedy instan untuk mengikuti perkembangan zaman, karena jika tidak bisa mengikuti perkembangan Telkom bisa gulung tikar. Inovasi produk harus dilakukan oleh Telkom dimana ini juga harus juga diikuti oleh pengguna jasa dari PT. Telkom seperti pemilik usaha warnet.

“Kami mohon maaf kepada teman-teman yang saat ini masih menjalankan usaha warnet, kami berharap teman teman juga mengikuti perubahan ini, agar usaha teman-teman tetap bisa eksis,” kata Marufin beberapa waktu lalu.
Speedy instan ini untuk memenuhi kebutuhan internet murah bagi masyarakat luas, apalagi kini persaingan jasa teknologi berbasis internet juga sangat bersaing. Operator-operator jasa seluler pun kini sebagian besar banyak yang bersaing didalam jasa paket internet. Mau tidak mau semua harus bisa mengikuti perubahan ini.

Dengan tarif murah, semua masyarakat bisa merasakan layanan internet di manapun berada, tanpa menggunakan jaringan kabel. Produk ini bisa dinikmati dengan jaringan wifi yang telah disediakan oleh Telkom.
Speedy instan yang didukung dengan fasilitas jaringan wifi yang kuat akan membuat masyarakat beralih dari memakai jasa warnet ke internet melalui speedy instan. Saat ini memiliki laptop bukan barang yang istimewa seperti beberapa tahun lalu, sehingga orang cenderung memakai internet pribadi yang lebih privat dalam penggunaannya sekaligus kenyamanan saat berinternet.

Kini yang perlu difikirkan oleh pemilik usaha warnet adalah bagaimana melakukan transisi dari usaha warnet ke jenis usaha yang bisa menjamin keberlangsungan usaha. Fasilitas warnet yang ada perlu difikirkan untuk dimanfaatkan bisnis selenjutnya, sehingga ini bisa menekan biaya produksi ke bisnis lanjutan dari warnet.
Pemilik warnet harus menyadari akan perubahan ini, sehingga mulai sekarang anda yang memiliki usaha warnet harus bersiap-siap sejak sekarang juga untuk menentukan bisnis lanjutan dari warnet yang mau tidak mau pasti akan tenggelam dalam waktu dekat.

Masa Depan Bisnis Warnet Tinggal Menghitung Hari Hartono / www.pecelaminah.com Sebagai seorang pelaku bisnis, anda harus peka dalam mengikuti perkembangan zaman yang didalamnya terdapat pula perkembangan teknologi. Seperti pada bahasan sebelumnya, bahwa pelaku usaha harus memiliki daya kreatif dan inovasi dimana ini adalah bentuk kesadaran bahwa bisnis itu dinamis, jika kita tidak mengikuti perkembangan maka …

Review Overview

User Rating: 4.75 ( 2 votes)
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*