Gagal Untuk Sukses

Gagal untuk sukses. Berfikir gagal bukan berarti kia berharap bisnis kita gagal, tetapi ini membangun kewaspadaan agar tidak terlena dalam kegagalan

Oleh: Rere Suhardono (Catatan PW TDA 2014)

Dalam kesempatan di panggung utama PW TDA 2014 di TMII Jakarta tersebut, Rere Suhardono mengaku bukanlah seorang motivator bisnis, karena seorang motivator akan selalu mendorong pesertanya untuk bermimpi kesuksesan dengan hal-hal indahnya jadi seorang pengusaha. Rere cenderung senang membeber ketidaksuksesannya dalam hal bisnis, utamanya tentang kegagalan-kegagalan yang dialaminya sendiri.
Sedikit menyinggung tema Local Brand Keren, Rere mengaku sangat sepakat dengan tema tersebut. Tetapi sebelum jauh mengulas brand yang keren, rere mengingatkan bahwa kita sebagai pengusaha lokal juga harus belajar dari pengusaha luar negeri.
“Bicara brand keren, saya sepakat, tetapi kita harus belajar pada luar negeri”, jelas Rere.
Menurut Rere, produk Lokal harus bisa tembus luar negeri, oleh karena itu pengusaha lokal juga harus belajar dari pengusaha luar negeri. Dan itu juga tidak harus membatasi pergaulan hanya sesama pengusaha, tetapi harus lebih banyak bergaul dengan banyak orang dan banyak profesi.
“Entrepreneur itu tidak harus gabung sama pengusaha, tp gabung sama peneiliti, artis, duru..dan lainnya”, ucap Rere

Dengan banyak bergaul dan gabung dengan banyak orang maupun profesi itu nantinya akan membuat banyak relasi dan banyak jalan melewati kegagalan. Sehingga setiap ada permasalahan yang mengancam gagalnya sebuah usaha, maka akan banyak teman yang bisa memberi masukan untuk mengatasi kegagalan tersebut.
Oleh karena itu, Rere menekankan kepada seluruh anggota komunitas Tangan Di Atas, bahwa seorang pengusaha harus memiliki pergaulan luas, jangan takut gagal karena dengan pergaulan yang luas akan memberi banyak wacana bagaimana menghadapi kegagalan, bagaimana menyelesaikan kegagalan.

Kembali pada bahasan Gagal yang dialami oleh banyak pengusaha, Rere yang selalu ngomong dengan gaya konyol, mengajak selalu berfikir kenapa kok bisa gagal, dari hasil gagal tersebut maka seorang enterprenur harus bisa menganalisis kegagalannya dan segera mengatasi kegagalan tersebut.

Berfikir gagal bukan berarti kia berharap bisnis kita gagal, tetapi ini membangun kewaspadaan agar tidak terlena dalam kegagalan. Kalau pun mengalami kegagalan, seorang pengusaha yang sadar akan resiko pengusaha maka tidak akan mengalami putus asa dalam membangun bisnis. Walau gagal, seorang pengusaha akan tetap membangun bisnisnya hingga berhasil dan sukses.

Gagal untuk sukses. Berfikir gagal bukan berarti kia berharap bisnis kita gagal, tetapi ini membangun kewaspadaan agar tidak terlena dalam kegagalan Oleh: Rere Suhardono (Catatan PW TDA 2014) Dalam kesempatan di panggung utama PW TDA 2014 di TMII Jakarta tersebut, Rere Suhardono mengaku bukanlah seorang motivator bisnis, karena seorang motivator akan selalu mendorong pesertanya untuk bermimpi kesuksesan …

Review Overview

User Rating: No Ratings Yet !
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*