Bisnis itu Distribusi Barang Dan Iklan

Bisnis itu Distribusi Barang Dan Iklan. Untuk menjaga bisnis terus bertahan dan bahkan berkembang, perusahaan harus mampu mengoptimalkan distribusi barang dan iklan dari produk yang dijual dipasaran.

Ananto Pratikno / ex. Country Director / ac Nielsen Indonesia

(Catatan Dari PW TDA 2014)

Jakarta-Setelah usaha dalam bisnis kita berjalan ada putaran proses produksi hingga produk sampai ke konsumen, maka hal harus dijaga adalah kestabilan menjaga omset dan menaikan target penjualan. Untuk langkah ini, kembali Ananto Pratikno memberikan tips bisnis kepada pelaku usaha khususnya anggota TDA. Untuk menjaga bisnis terus bertahan dan bahkan berkembang, perusahaan harus mampu mengoptimalkan distribusi barang dan iklan dari produk yang dijual dipasaran.

Ananto dalam hal distribusi barang, mengungkapkan ada dua faktor yang harus ada dalam distribusi barang sampai ke konsumen, yakni agen dan distributor. Semakin banyak agen dan distributor yang tersebar ke berbagai daerah, maka akan semakin menjaga lancarnya distribusi produk sampai ke konsumen yang mampu menyentuh daerah hingga pelosok. Konsumen akan mudah mencari produk yang kita jual, jika agen dan distributor tersebar luas. Agen bertemu konsumen di tingkat bawah, sementara distributor menjaga stok untuk memasok ke seluruh agen dibawahnya.

“Distribusi barang dengan agen dan distributor”, ungkap Ananto.

Kemudian Ananto melajutkan paparan Tips singkatnya, setelah menjaga kelancaran distribusi barang dengan agen dan distributor, perusahaan harus juga berinvestasi berupa iklan, investasi brand. Karena dengan adanya iklan atau brand, produk akan dikenal orang atau calon pembeli yang kemudian orang tersebut membeli produk kita. Diharapkan dengan adanya investasi iklan, konsumen yang telah membeli produk kita tersebut akan kembali membeli lagi produk kita.

“Investasi brand sangat penting, karena dengan iklan barang akan dibeli, direpeat order dan jika ini terus terjadi repeat order, maka kita sudah menbangun branding pada perusahaan kita”, papar Ananto dihadapan anggota TDA beberapa waktu lalu.

Ditegaskan oleh Ananto, bahwa iklan itu adalah investasi. Jangan pernah berfikir jika membuat iklan untuk membangun branding itu adalah pemborosan pengeluaran biaya produksi, karena dalam jangka panjang iklan inilah yang akan membangun branding kepada konsumen hingga mengakar di hati konsumen.

Dari uraian singkat ini, menurut Ananto, bahwa bisnis itu intinya ada dua hal, yakni Distribusi barang dan Iklan. Dua hal ini akan menjaga stabilitas pemasaran hingga ke konsumen langsung dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Bisnis itu Distribusi Barang Dan Iklan. Untuk menjaga bisnis terus bertahan dan bahkan berkembang, perusahaan harus mampu mengoptimalkan distribusi barang dan iklan dari produk yang dijual dipasaran. Ananto Pratikno / ex. Country Director / ac Nielsen Indonesia (Catatan Dari PW TDA 2014) Jakarta-Setelah usaha dalam bisnis kita berjalan ada putaran proses produksi hingga produk sampai …

Review Overview

User Rating: No Ratings Yet !
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*