Breaking News

Makalah Waralaba Perihal Definisi Unsur dan Perkembanganya

Makalah Waralaba Perihal Definisi, Unsur, dan Perkembangannya

Makalah Waralaba – Bagi segenap pelaku bisnis, penting kiranya menambah wawasan pengetahuan seputar apa itu waralaba, unsur waralaba dan perkembangannya di Indonesia dengan membaca dan memahami Makalah Waralaba yang sederhana ini.

Makalah Waralaba Seputar Definisi

Waralaba yang dalam bahasa Inggris diartikan dengan Istilah franchise memang sedikit mengingatkan kita dengan negaranya Jenderal Napoleon Bonaparte yaitu perancis. Akan tetapi nyatanya Negara Amerika Serikatlah yang memashurkan istilah tersebut. Kata franchise mengandung makna freedom atau kebebasan jika diartikan dalam bahasa Indonesia. Kata franchise lebih sering diartikan dengan istilah waralaba, dimana kata tersebut berasala dari dua suku kata yaitu Wara dan Laba, Wara berarti lebih, sedangkan Laba berarti Untung, jadi waralaba dapat diartikan dengan Lebih Untung.

Secara umum definisi bisnis waralaba yaitu serangkaian kegiatan penyebaran barang dagang atau jasa kepada konsumen yang terakhir, hal mana sang pemilik barang dagang (franchisor) menyerahkan hak kepada perusahaan atau individu (franchisee) untuk melaksanakan serangkaian kegiatan  bisnis dengan aturan main, nama, logo, serta standar yang telah disepakti sebelumnya dalam situasi dan kondisi tertentu.

Makalah Waralaba Seputar Unsur

Berbicara mengenai usaha waralaba tidak terlepas dari unsur-unsur yang terdapat di dalamnya. Adapun unsure-unsur waralaba yaitu; pertama, adanya merek, dimana merek disini termasuk di dalamnya adalah logo perusahaan atau moto perusahaan jika memang ada, unsur kedua, adanya sistem, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan perangkat teknis operasional usaha waralaba. Tercakup di dalamnya adalah standarisasi barang, cara pengolahannya, standar pemasaran, system pemasukan dan pengeluaran keuangan, sistem pengawasan dan laian sebaginya. Unsur ketiga yaitu adanya biaya, terkait dalam biaya di sini adalah biaya awal ataupun namanya tentu yang berkaitan dengan kesepakatan dalam waralaba. Unsur yang keempat yaitu adanya pelatihan awal, sebagai bentuk tanggung jawab awal pemberi waralaba dalam  kepada penerima waralaba.

Setelah berbicara seputar definisi waralaba dan unsur-unsur yang membentuk waralaba, pembahasan yang terakhir dalam Makalah Waralaba yang singkat ini akan menyinggung seputar perkembangan waralaba di indonesia.

Makalah Waralaba; Perkembangan waralaba

Akar berkembang bisnis waralaba berasal dari sejarah silam yang telah menjalankan praktik bisnis seperti ini khususnya di Eropa. Dimana saat itu Sang Raja memberikan wewenang kepada para bangsawan untuk mengurus tanah dan memanfaatkannya pada daerah-daerah tertentu. Hasil yang didapat dikembalikan kepada sang raja dengan perhitungan yang telah ditentukan. Gambaran tersebut layaknya bentuk waralaba saat ini.

Sedangkan di Negara Amerika serikat bisnis waralaba ini menemukan momentnya bagusnya sekitar pada tahun enam puluh/tujuh puluhan setelah berakhirnya perang dunia kedua. Di Indonesia sendiri bisnis jenis ini sebenarnya telah lama ada, akan tetapi baru benar-benar terlihat teruji ketika krisis ekonomi melanda Negara ini sekitar tahun 1997, dimana di saat-saat krisis moneter mayoritas perusahaan besar saat itu gulung tikar karena tidak mampu menghadapi dahsyatnya gelombang krisis tersebut baik karena terjerat hutang dan lain sebagainya, akan tetapi hal ini berbeda dengan pengusaha kecil dimana gelombang krisis moneter tidak berimbas pada pada bisnis waralaba yang memang jika dikategorikan sebagai jenis usaha kecil menengah atau UKM. Dengan kata lain jenis usaha kecil ini boleh berbesar hati karena bisnis waralaba termasuk salah satu penopang perekonomian nasional. Hal ini pernah disampaikan oleh ketua perkumpulan waralaba Indonesia tahun 2006.

Demikian penjelasan singkat mengenai waralaba baik seputar definisi, unsur maupun perkembangannya. Dengan mencermati isi Makalah Waralaba ini akan menambah wawasan kita sehingga bias menjadi alternative lain dalam menjalankan usaha.

About Agan Erwin

Saya suka dengan ide sederhana, tetapi mempunyai kekuatan dahsyat dari yang lebih rumit dan komplek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>